Hati-hati Menghukum Anak Anda !

depresi anak

PemalangOnline.comPerilaku anak kerap menjengkelkan para orang tua. Mereka cenderung mengandalkan insting mereka sendiri dalam melakukan tindakan. Akibatnya, tak jarang para orang tua tak mampu menahan amarah dan emosinya menghadapi tingkah anak. Yang terjadi kemudian orang tua mudah melontarkan bentakan, tamparan, bahkan pukulan.

Tahukah Anda, kalau tindakan ini memberikan efek psikologis yang luar biasa bagi anak dan akan berlanjut sampai mereka dewasa ?. Mulai sekarang jangan sekali-kali Anda membentak, bahkan memukul anak Anda ketika ia berbuat nakal. Tahan emosi Anda, walaupun terkadang nyaris tak kuat menahannya. Ingat dampak buruk yang akan terjadi buat masa depan anak-anak Anda.

Tindakan konyol seperti itu sepatutnya Anda hindarkan. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa, perlakuan keras cenderung kasar seperti menghardik, menampar, dan memukul ketika anak berbuat kesalahan, bisa menjadikan seorang anak depresi yang pada tahap berikutnya saat mereka beranjak dewasa bisa memacu aksi agresif. Penelitian yang dipusatkan di University of Manitoba dan Childrens Hospital of Eastern Ontario tersebut terbilang cukup lama, karena menghabiskan waktu 20 tahun. Penelitian tersebut melibatkan 500 keluarga, dimana terdapat sekelompok anak yang diduga sering memperoleh hukuman fisik, seperti ditampar, dibentak, bahkan dipukul oleh orang tua mereka. Penelitian tersebut kemudian menyimpulkan bahwa ada korelasi positif antara hukuman fisik dengan tingginya perilaku agresif dan pemberontak yang dirasakan anak terhadap orang tua, saudara dan teman-teman mereka, sebagaimana disampaikan salah seorang peneliti, Joan Durrant.

Dampak terbesar dari hukuman itu adalah, anak disinyalir sangat rentan depresi dan gangguan mental kejiwaan lainnya. Anak menjadi agresif dan kerap membantah orang-orang di sekeliling mereka. Parahnya, gangguan ini dapat berlanjut sampai mereka dewasa.

Para peneliti juga menyarankan agar orang tua semestinya memberikan sanksi yang tidak bersifat menyakiti fisik mereka, sehingga tidak ada dampak psikologis terhadap perilaku anak di masa depan yang memicu timbulnya depresi dan sikap agresif, sebagaimana dikutip dalam Dailymail

Artikel ini dicari dengan "kata kunci":

  • orang depresi
  • gambar orang depresi
  • depresi anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>