Mewaspadai Kolesterol dalam Tubuh Anda

"Pemalang"

Kolesterol sejatinya merupakan komponen penting dari fungsi tubuh yang sehat. Namun kolesterol yang berlebih berdampak negatif bagi kesehatan. Kolesterol tinggi dapat menyebabkan gangguan penyakit kronis seperti ; penyakit jantung, stroke dan diabetes. Pengetahuan tentang kolesterol membantu Anda untuk mengetahui secara dini tentang pencegahan penyakit, dan bagaimana meningkatkan kesehatan Anda.

Jenis Kolesterol

Kolesterol merupakan zat yang terdiri dari lipid, fosfolipid, trigliserida dan protein. Di dalam darah ada dua jenis lipoprotein molekul, HDL dan LDL. HDL dihubungkan dengan penurunan risiko penyakit jantung, karena memberikan kontribusi untuk mengurangi efek kolesterol, dan penumpukan plak dalam darah. “. Low-density lipoprotein, atau LDL, kolesterol bergerak melalui darah dan menyalurkannya ke jaringan tubuh yang membutuhkan. LDL dikenal sebagai kolesterol “jahat” karena mengakibatkan untuk penumpukan plak di arteri Anda.

Kadar Kolesterol

Kadar kolesterol Anda dapat memberikan sinyal tentang kesehatan sistem kardiovaskular Anda. Tingginya kadar kolesterol dapat berpotensi pada penyakit jantung, sehingga menjaganya agar tetap di bawah kontrol merupakan bagian dari usaha agar tetap sehat dan hidup lebih baik. Jika Anda melakukan uji kolesterol di laboratorium, maka Anda bisa mengetahui kadar kolesterol dalam tubuh Anda.

Kolesterol total adalah jumlah kumulatif dari kolesterol yang ada di dalam darah Anda, dari semua jenis. Jumlah terbaik untuk kolesterol total adalah di bawah 200 mg / dL. Sementara kolesterol LDL Anda juga harus dipantau di level tertentu, dan sebaiknya di bawah 100 mg / dL. Sebaliknya, Kolesterol HDL lebih tinggi lebih baik. Bagi wanita, HDL harus di atas 50 mg / dL dan untuk pria itu harus tetap di atas 40 mg / dL. Idealnya, tingkat HDL harus dijaga di atas 60 mg / dL.

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kolesterol

Umur, jenis kelamin, sejarah keluarga, pola makan, dan tingkat aktifitas semuanya mempengaruhi kadar kolesterol darah Anda. Ketika usai bertambah, Anda semakin berpotensi untuk memiliki kolesterol tinggi.

Menopause menandai titik balik bagi kadar kolesterol seorang wanita. Setelah menopause, perempuan lebih mungkin untuk memiliki peningkatan kadar LDL. Karena kolesterol dihasilkan oleh tubuh, sejarah keturunan Anda juga memainkan faktor meningkatnya kolesterol. Gen tertentu dalam keluarga dapat memicu tubuh untuk menghasilkan kelebihan kolesterol.

Makanan dengan kadar lemak tinggi, atau mengandung kolesterol berpengaruh meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Mereka yang jarang berolahraga atau aktifitas fisik yang kurang juga bisa berakibat meningkatnya kolesterol LDL , dan sebaliknya mengurangi kadar kolesterol HDL. Kelebihan berat badan atau obesitas juga berpengaruh terhadap meningkatnya kolesterol.

Tinggalkan komentar :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>